Monday, September 16, 2013

Investor Singapura dan Maladewa Antre Berbisnis di Raja Ampat

Jakarta - Beberapa investor tertarik untuk investasi di pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau, Kepulauan Raja Ampat dan Nusa Tenggara Barat. Para investor yang tertarik berasal dari Singapura, Maladewa, dan Timur Tengah.

Hal ini terkait program pemberdayakan pulau-pulau kecil atau minawisata oleh kementerian kelautan dan perikanan (KKP).

"Rencana investasi masih dalam kajian dan perencanaan bisnis. Untuk itu kita dorong mereka untuk investasi secepatnya. Apalagi mereka sangat minat untuk menggarap pulau Anambas di Kepulauan Riau, pulau Raja Ampat Papua dan pulau tiga Gili di Nusa Tenggara Barat," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo dalam situs resminya dikutip Selasa (17/9/2013)

Pihaknya telah memfasilitasi investasi untuk pulau kecil tersebut. Kementeriannya membantu promosi pulau tersebut kepada para investor.

Potensi ekonomi pulau kecil dan pulau terluar juga sangat besar, diantaranya, banyak pulau yang bisa dikembangkan untuk pembangunan resort wisata, hotel, eco-tourism dan lokasi menyelam.

Menurut Sharif, untuk mendukung kondisi investasi yang baik, pihaknya akan pengoptimalan pengembangan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, peningkatan upaya untuk mempertahankan dan memperbaiki ekosistem pesisir. Termasuk pencanangan strategi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dengan mengandalkan sektor pariwisata serta menghindari kerusakan lingkungan

"Kami yakin investasi di pulau kecil tersebut akan terealisasi dengan baik, terutama pengembangan konsep minawisata," katanya.
Halaman 1 2

Thanks for reading: Investor Singapura dan Maladewa Antre Berbisnis di Raja Ampat

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...