Friday, April 4, 2014

Dicari Investor untuk Garap Pulau-pulau Kecil, Berminat?

Jakarta - Indonesia memiliki banyak potensi wisata bahari untuk dikembangkan namun mengalami keterbatasan modal untuk mengembangkannya. Sehingga pemerintah bakal menjaring para investor untuk menanamkan modalnya di pulau-pulau kecil.

Tercatat ada 92 pulau kecil terluar di Indonesia yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebanyak 31 diantaranya berpenduduk, sedangkan 61 pulau lainnya belum berpenduduk namun memiliki potensi ekonomi yang besar.

"Yang tidak berpenghuni sekalipun kalau memiliki potensi ekonomi akan kita kembangkan," kata Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP Sudirman Saad di acara Peluncuran Buku Manikam Biru di Pagar Nusantara, di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Menurut Sudirman, untuk mengembangkan potensi pulau-pulau terluar tersebut, pemerintah akan menjaring banyak investor. Salah satu contohnya adalah Pulau Nipah di perbatasan Singapura-Indonesia. Di Pulau tersebut, sudah ada investor dari dalam negeri yang mengembangkan infrastruktur penyimpanan minyak.

"Fasilitas tangki minyak untuk memasok kapal-kapal dari Singapura atau Indonesia yang melintas. Dari situ negara bisa mendapatkan pendapatan Rp 3 triliun lebih per tahun," terangnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo. Ia mengatakan, tak hanya investor dalam negeri, dari luar negeri pun akan disambut baik oleh pemerintah jika berminat untuk berinvestasi di pulau-pulau kecil dan terluar.

Seperti diketahui, selain pulau-pulau kecil terluar di Indonesia, ada 3 pulau yang digagas untuk menjadi saingan Malaysia, bahkan Maladewa. Pulau tersebut ialah Gugusan Pulau Pari (Jakarta), Anambas (Riau), dan Raja Ampat (Papua).

"Ini sebagai pilot project kita untuk menjual kepada investor itu untuk memanfaatkan, untuk dijadikan tempat pariwisata. Spotnya itu ada di barat, tengah dan timur," jelas Cicip.

Selain menanamkan modalnya, investor itu pun dituntut untuk menjaga kelestarian pulau-pulau tersebut. "Kalau kita diamkan itu cost kita tinggi sekali. Kita belum siap mengelola. Sehingga kalau kita bisa bekerja sama dengan investor ini," tutupnya.


Thanks for reading: Dicari Investor untuk Garap Pulau-pulau Kecil, Berminat?

Rel Ganda KA Jakarta-Surabaya Rampung Akhir Bulan Ini

Jakarta - Double track (rel ganda) Jakarta-Surabaya ditargetkan selesai akhir April tahun ini. Target itu diharapkan terealisasi bersamaan dengan selesainya pembangunan kekurangan 103 km double track yang belum tersambung.

"Kekurangan 103 km ada di Surabaya-Bojonegoro. Paling cepat minggu ketiga April dan paling lambat akhir April," Hermanto Dwi Atmoko kepada wartawan di Stasiun Pasar Turi seusai menginspeksi double track sepanjang Semarang-Surabaya, Jumat (4/4/2014).

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan itu mengatakan, pembangunan double track di Surabaya yang belum rampung adalah di antara stasiun Kandangan hingga Stasiun Pasar Turi. Banyaknya pemukiman penduduk membuat pembangunan tersendat.

"Contohnya saja di Tandes, kami harus memindahkan jalan untuk membangun rel. Terpaksalah kami juga harus memindahkan rumah warga yang dilewati," lanjut Hermanto.

Dengan adanya double track nanti, kata Hermanto, secara otomatis terjadi peningkatan juga terhadap perjalanan kereta. Dari 84 keberangkatan, bisa meningkat menjadi 200 keberangkatan dalam satu harinya.

"Untuk kereta barang bisa meningkat dari 5 menjadi 15 keberangkatan dalam sehari," ujar Hermanto.

Selain peningkatan jumlah keberangkatan, waktu tempuh setelah double track rampung juga bisa dipersingkat. Dari 12 jam perjalanan sebelumnya, bisa dipangkas menjadi 9 jam. "Bisa irit waktu 3 jam," tandas Hermanto.


Thanks for reading: Rel Ganda KA Jakarta-Surabaya Rampung Akhir Bulan Ini

CDMA Sudah Tak Menarik, Telkom Flexi Konsolidasi dengan Telkomsel

Jakarta - Telkom Flexi yang merupakan salah satu lini bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) bakal dikonsolidasikan dengan anak usaha Telkom lainnya yaitu Telkomsel.

Telkom Flexi yang merupakan perusahaan operator Code Division Multiple Access (CDMA) akan digabung dengan Telkomsel yang merupakan perusahaan GSM.

Director Innovation & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo mengatakan, hal ini dilakukan karena industri CDMA dinilai sudah tidak menarik lagi sehingga kalah bersaing.

"Flexi memang CDMA bisnis yang perlu revitalisasi. Secara teknologi sudah tidak lagi menarik seperti dulu. Kami berencana konsolidasi secara grup nanti Flexi akan ada konsolidasi dengan Telkomsel," kata Indra saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Terkait hal itu, dia menjelaskan, pihaknya tidak akan mengembangkan Telkom Flexi di bisnis CDMA, namun akan bertransformasi ke bisnis seluler.

"Kita tidak lakukan pengembangan Fleksi, tapi pemindahan ke bisnis seluler. Kita bisnis ke satu portofolio saja," kata dia.

Saat ini, dia mengungkapkan, rencana ini sudah mendapatkan persetujuan uji coba dari pemerintah baik dari BUMN atau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Telkom sudah lakukan trial yang dapat persetujuan dari regulator di frekuensi 850 untuk layani GSM mulai dari Papua. Ini bagian dari migrasi kita," tandasnya.

Perluas Infrastruktur, Telkom Siapkan Belanja Modal Rp 22 Triliun

Telkom menyiapkan belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) tahun ini sekitar Rp 17,5-22,1 triliun.

Capex ini diambil dari target pendapatan perseroan di tahun ini sebesar Rp 87,87-88,7 triliun atau lebih tinggi 6-7% dari perolehan pendapatan di tahun 2013 yang hanya Rp 82,9 triliun.

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, penggunaan capex tersebut dilakukan sepenuhnya untuk mendukung bisnis seluler dan perluasan infrastruktur broadband dalam program Indonesia Digital Network 2015 dan memperkokoh posisi di pasar global melalui ekspansi internasional.

"Telkom mengalokasikan belanja modal untuk tahun 2014 sekitar 20-25% dari total proyeksi pendapatan tahun 2014. Telkom juga menargetkan pertumbuhan pendapatan di atas rata-rata industri yaitu 6-7%," kata Arief.

Dia menjelaskan, di tahun 2014, perluasan infrastruktur broadband akan terus dilanjutkan, antara lain pembangunan segmen-segmen jaringan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) untuk mewujudkan 75.000 km serat optik yang membentang di seluruh Indonesia, penyediaan 10 juta true broadband access, serta pembangunan Data Center 70.000 meter persegi yang akan dibangun di beberapa lokasi potensial.
Halaman 1 2 3 »

Thanks for reading: CDMA Sudah Tak Menarik, Telkom Flexi Konsolidasi dengan Telkomsel

Shell Targetkan Tambah 10 SPBU Setiap Tahun

Jakarta - Sejak pertama kali masuk ke Indonesia pada 2005, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell kini sudah memiliki 85 SPBU di Tanah Air.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar lokasi SPBU Shell tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Lainnya tersebar di Bandung dan Surabaya. "Jumlahnya yang berada di wilayah Jabodetabek ada 73 SPBU," kata Ellen Brigitta, Shell Marketing Manager Retail Indonesia kepada detikFinance, Kamis (03/04/2014).

Ellen mengatakan, Shell akan terus menggenjot pengembangan bisnisnya melalui pertambahan jumlah SPBU. Selama ini rata-rata pertumbuhan jumlah SPBU Shell sekitar 10 SPBU per tahun."Kami berharap untuk terus menambah jumlah SPBU kami di Indonesia," ujarnya.

Dia optimistis, Shell dapat mencapai target pertumbuhan SPBU mengingat selama ini respons pasar di Indonesia, khususnya di Jabodetabek sangat bagus. "Respons masyarakat yang kami terima sangat positif," tuturnya.

Ellen mengungkapkan pihaknya menerima berbagai komentar positif langsung dari konsumen, baik di SPBU maupun customer service. "Ada juga beberapa testimonial di jejaring sosial."

Shell tahun lalu juga memunculkan produk baru yang inovatif berupa bahan bakar Shell V-Power. Bahan bakar khusus yang digunakan untuk mobil balap Formula One tersebut sangat serupa dengan bahan bakar Shell yang dijual di SPBU. Dengan begitu, mobil Scuderia Ferrari F1 bisa mengisi bahan bakarnya di SBPU Shell yang sejak 2013 sudah menjual bahan bakar Shell V-Power.

Sejauh ini, SPBU Shell menyediakan tiga jenis bahan bakar yang bisa digunakan untuk seluruh kendaraan yaitu Super, V-Power, dan diesel. Untuk harganya, di wilayah Jakarta bahan bakar Shell Super dibanderol Rp 10,850 per liter, V-Power Rp 12,400 per liter, dan diesel Rp 12,600.


Thanks for reading: Shell Targetkan Tambah 10 SPBU Setiap Tahun

Shell Menyasar Konsumen Sepeda Motor

Jakarta - Shell tidak hanya membidik konsumen dari kendaraan roda empat kelas menengah dan atas. Tingginya angka pertumbuhan sepeda motor di Pulau Jawa juga menjadi sasaran Shell Indonesia untuk memasarkan bahan bakar.

Bahkan, bagi Shell konsumen dari kendaraan roda dua adalah segmen yang penting. Ellen Brigitta, Shell Marketing Manager Retail Indonesia, mengatakan hal ini terbukti dari dibukanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus untuk pengendara motor di Cikupa pada tahun 2011. "Itu merupakan SPBU khusus motor pertama di Indonesia," ujar Ellen kepada detikFinance, Kamis (4/4/2014).

Ellen menyebutkan SPBU tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total penjualan bahan bakar di Shell. Bahkan, ungkap Ellen, respons konsumen sepeda motor terhadap produk Shell V-Power sangat baik karena si pengendara merasakan langsung efeknya terhadap performa motor mereka.

Tahun lalu Shell meluncurkan produk baru yang inovatif berupa bahan bakar Shell V-Power. Bahan bakar khusus yang digunakan untuk mobil balap Formula One tersebut sangat serupa dengan bahan bakar Shell yang dijual di SPBU. Dengan begitu mobil Scuderia Ferrari F1 bisa mengisi bahan bakarnya di SBPU Shell yang sejak 2013 sudah menjual bahan bakar Shell V-Power.

Ellen menuturkan untuk mendapatkan bahan bakar minyak yang dijualnya, Shell memperoleh bahan dasar minyak dari berbagai macam sumber yang sesuai dengan standar bahan bakar yang dibutuhkan oleh Shell.

Adapun harga bahan bakar Shell yang dijual di SPBU terdiri dari tiga macam. Untuk jenis Super harganya Rp 10.850 per liter, V-Power Rp 12.400, dan diesel dibanderol Rp 12.600. "Itu harga yang untuk di Kota Jakarta per tanggal 1 April 2014," jelas Ellen.

Sementara yang di wilayah Bandung harga untuk jenis Super Rp 11.000, V-Power Rp 2.500, dan diesel Rp 12.400. Sedangkan harga untuk Surabaya Rp 10.900 per liter untuk jenis Super, Rp 12.500 jenis VP, dan Rp 12.750 untuk diesel.



Thanks for reading: Shell Menyasar Konsumen Sepeda Motor

Hanya 32% Jalur Tol Semarang-Solo yang Sudah Beroperasi

Jakarta - Pengerjaan Jalan Tol Semarang-Solo bagian dari Trans Jawa sepanjang 73 Km sudah rampung sampai seksi I dan II sepanjang 23 Km atau 32%, dan masih menyisakan tiga seksi lagi sepanjang 50 Km atau sekitar 68%. Targetnya pembebasan lahan yang masih tersisa bisa selesai akhir 2014.

"Akan dikerjakan setelah pembebasan tanahnya selesai, jadi nanti investornya segera tender. Ya akhir tahun ini, tapi semoga bisa dipercepat," kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto di pintu tol Bawen, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2014).

Djoko menambahkan untuk tol Semarang-Solo pemerintah telah mengalokasikan dana Bantuan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp 927 miliar untuk mendukung pembebasan lahan.

"Telah dikembalikan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) sebesar Rp 247,5 miliar, serta dana dukungan (land capping) sebesar Rp 867 miliar dari APBN," pungkasnya

Jalan Tol Semarang-Solo terbagi dalam lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (11 Km) sudah dioperasikan 10 November 2011, seksi II Ungaran-Bawen (11,95 km) yang dioperasikan hari ini (4/4) dan pernah dibuka sementara tanggal 31 Juli 2013 lalu karena menjelang arus mudik.

Kemudian seksi III Bawen-Salatiga (17,29 km), Seksi IV Salatiga-Boyolali (24,31 km), dan Seksi V Boyolali-Solo (8,41 Km) yang jumlahnya mencapai 50 Km.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan jika Tol Semarang-Solo sudah bisa digunakan seluruhnya, maka pilihan masyarakat untuk transportasi bisa lebih variatif karena KAI juga mereaktivasi rel ke Solo.

"Kita hitung-hitung ini kalau dari Semarang sampai Solo cuma 1 jam, jadi bersaing dengan PT KAI karena reaktivasi jalur yang ada, jadi masyarakat bisa memilih," ujarnya.

Selain pembebasan lahan Tol Semarang-Solo pada seksi III, IV, dan V tol, empat ruas tol Trans Jawa lainnya juga mengalami kendala serupa yaitu Tol Pejagan-Pemalang, Batang-Semarang, dan Ngawi-Kertosono. Ruas Tol tersebut merupakan bagian dari 10 ruas Tol Trans Jawa.

"Kontruksi gampang, dua sampai tiga tahun selesai, masalahnya pada pembebasan tanah," tegas Djoko.

Thanks for reading: Hanya 32% Jalur Tol Semarang-Solo yang Sudah Beroperasi

BUMN Mau Bangun Tol Atas Laut Pantura, Ini Syarat Menteri PU

Semarang - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto kembali menegaskan untuk pembangunan tol atas laut di Pantai Utara Jawa (Pantura), pihak pemrakarsa yaitu BUMN harus mengirim surat ke Kementerian PU. Sedangkan hingga saat ini Kementerian PU belum menerima surat tersebut.

Menurut Djoko, Kementerian PU yang memiliki tanggung jawab di jalan tol memang harus menunggu usulan dan permohonan izin dari pemrakarsa. Setelah itu akan dilakukan evaluasi terhadap usulan tersebut.

"Kalau jalan tol di atas laut itu jalan tol atas inisiatif pemrakarsa, supaya terlaksana, maka pemrakarsa mengirm surat ke Kementerian PU," kata Djoko usai meresmikan Tol Ungaran-Bawen, Semarang, Jumat (4/4/2014).

"Suratnya (sekarang) belum ada, ini masih wacana. Tidak tahu wacana siapa tapi saya pernah dengar," imbuhnya.

Dalam surat izin tersebut, lanjut Djoko, harus dilengkapi FS (feasibility study/studi kelayakan) serta Amdal (analisis dampak lingkungan). Jika wacana tersebut sudah menjadi proposal, maka Kementerian PU akan menindak lanjutinya.

"Pemrakarsa mengirm surat ke Kementerian PU, 'saya ingin membangun jalan tol atas laut. Ini lho FS-nya, ini Amdal-nya'. Kalau sudah evaluasi dan ok, go!" tegasnya

Konsorsium 19 BUMN berencana membangun jalan tol atas laut sepanjang jalur Pantai Utara Cirebon-Surabaya dengan nilai proyek Rp 140 triliun. Saat ini pra studi kelayakan sudah keluar, yang akan dilanjutkan untuk studi kelayakan khususnya untuk ruas Semarang-Surabaya termasuk di dalamnya dikaji kelayakan Amdal dan lainnya.


Thanks for reading: BUMN Mau Bangun Tol Atas Laut Pantura, Ini Syarat Menteri PU
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...